Sewajarnya bila dipenghujung kelopaknya layu,
....lalu gugur dari tangkainya
Bolehlah kita menangis sejenak,
Tapi jangan lama-lama
Jadikan wangi yang pernah kaucium itu sebagai pengingat:
Tanah akan selalu menunggu untuk disemai kembali
Dengan cara seperti itu kita menghargai bunga-bunga
Yang layu demi memupuk tanah : untuk kita yang muda-muda
(sebuah puisi belasungkawa yang tak sampai)
Raksaka Nala 070809